fbpx
Quotes Of The Week
20

Autopilot

“Aku dengar aku lupa, aku lihat aku ingat, aku lakukan aku paham”. Itulah salah satu kata bijak dari Confusius, dari kata bijak ini bisa kita ambil benang merah pentingnya melakukan sesuatu sebagai pembelajaran dan melakukannya secara langsung. Setiap manusia mempunyai yang namanya pikiran bawah sadar, meskipun peran pikiran bawah mengambil keputusan hanya 20%, tetapi pikiran bawah sadar menguasai 80% pikiran manusia. “Nah, bagaimana cara mengoptimalkan potensi 80% pikiran manusia tersebut?”. Pikiran bawah sadar tidak bisa memedakan yang baik dan benar, tetapi pikiran bawah sadar mempunyai kemampuan membentuk pola untuk membentuk autopilot. Coba amati aktivitas sehari-hari semisal mengendarai mobil. Pada tahap awal akan sulit sekali untuk menciptakan gerak harmonis antara coupling, rem, gas dan transmisi, sering kali lebih banyak mesin yang mati dibandingkan mobil yang bergerak. Namun seiring berjalannya waktu semua itu sudah tidak perlu diingat atau diperintah, seolah-olah gerak tangan memindahkan transmisi, kaki yang menginjak coupling, rem dan gas sudah harmonis dengan sendirinya. “Nah, itulah salah satu bentuk autopilot yang dibentuk oleh pikiran bawah sadar. Maka tidak mengherankan porsi pembelajaran dengan hasil optimal didapatkan dengan pengalaman yang dilakukan secara langsung.

18 (2) - Copy

Merenung, Cari Solusi dan Bergerak

Sering merasa sudah melakukan semuanya tetapi selalu gagal dan ngga pernah berhasil. “Nah, Kalau merasa”, ada baiknya kita rehat dan merenung sejenak”. Sesuatu yang ingin dituju atau diraih tidak terlepas dari namanya proses, dan di dalam proses akan ada kalanya terjadi kesalahan yang berujung gagal. “Betul banget”. Ngga ada yang mau atau pernah merencanakan untuk gagal, tetapi kalaupun terjadi kesalahan yang berujung kegagalan, fokus utama bukan pada gagalnya, tetapi tetap pada tujuannya dan faktor penyebab terjadinya kesalahan tersebut. Dengan fokus pada tujuan akan menjadikan bahan bakar untuk tidak pernah berhenti, dan fokus pada faktor penyebab kesalahan akan menghasilkan solusi untuk tidak terulang kembali serta menambah pengetahuan untuk tidak mengalami kesalahan yang sama. Jadi, jangan pernah berhenti bergerak dan berusaha, karena akan selalu ada terang selepas gelap.

17 (2) - Copy

Kalahkan Diri

Sukses secara istilah adalah suatu pencapaian yang dinilai luar biasa, yang di dalamnya terdapat tujuan, proses dan hasil. Setiap orang pasti punya cara tersendiri memaknai kesuksesan karena setiap orang akan mempunyai tujuan, proses dan hasil yang berbeda, tetapi apapun tujuan dan hasilnya terdapat satu kesamaan yaitu akan menghadapi musuh terbesar dan terkuat. Musuh terbesar dan terkuat yang akan dihadapi bukan yang ahli memainkan pedang, bela diri atau yang berotot besar, musuh terbesar yang akan dihadapi adalah dirinya sendiri. “Mengapa diri sendiri ya?”. Otaknya manusia sederhananya terbagi menjadi tiga bagian yaitu, otak reptil, mamalia dan neokorteks. Otak reptil adalah otak yang berperan merespons terhadap ancaman, kelelahan atau sesuatu yang tidak nyaman. Faktor inilah yang menyebabkan munculnya kekuatiran keluar dari zona nyaman, bahkan tidak sedikit yang malah mengurungkan niat untuk melakukan sesuatu. Maka langkah pertama untuk memulai sesuatu yang baru adal ah kalahkan diri sendiri, jangan berasumsi, dan menguatirkan yang belum tentu terjadi.

23

Guru Untuk Belajar

Orang akan mudah menilai kekurangan orang lain daripada kekurangan dirinya dan lebih mudah melihat kebaikan diri sendiri daripada kebaikan orang lain. Ibarat pepatah bijak “semut di seberang tampak, gajah di depan mata tidak tampak”. Pada kondisi ini seseorang berada pada kondisi titik buta dan pada kondisi inilah diperlukan seseorang yang mengingatkan untuk tetap waspada, mengingatkan ketika berada di jalan yang salah dan melihat peluang yang tidak tampak. Maka rendahkan hati untuk menerima masukan ketika berada di titik buta, karena dengan kondisi rendah hati, mata hati, akal dan pikiran akan siap menerima kekuatan untuk melihat masa depan, melihat kekuatan diri dan membangkitkan keyakinan diri. Yang pasti selalu bersyukur apabila telah memiliki, teman, mentor atau pasangan hidup. Karena itu pertanda baik, rawatlah dan jaga mereka.

Ralp Waldo Emerson 2 - Copy

Sadar Untuk Kuat

Manusia yang kuat secara fisik, manusia yang kuat berhasil menaklukan ketakutan, manusia yang berhasil bangkit dan bangkit dari kegagalan bukan hasil dari tempaan sehari-dua hari. Semuanya memiliki kesamaan dilahirkan melalui satu fase yang sama, yaitu fase bayi. Pada fase ini manusia dalam kondisi lemah dan ringkih, tulang masih lunak, mata belum bisa melihat dengan jelas, belum bisa bergerak bebas apalagi berjalan. Tetapi, kalau semua manusia pernah mengalami fase yang sama, mengapa ada orang yang berhasil dengan impiannya dan ada orang yang memutuskan mengakhiri hidupnya?, mengapa ada yang jatuh namun enggan bangkit?, tetapi mengapa ada juga yang bangkit dan bangkit lagi seolah-olah tidak pernah kehabisan energi?. Sejatinya “manusia sejatinya harus memiliki 2 perkara sadar’. “Pertama, sadar dengan tujuan hidupnya”. “Kedua, sadar dengan dirinya sendiri”. Sadar dengan tujuan akan menuntun manusia untuk meraih yang ingin dicapai dan melakukan aktivitas setiap harinya, sedangkan sadar dengan dirinya akan menuntun apa saja yang harus diperbaiki, diperkuat, dilatih, dipelajari. Manusia yang sadar menjadikan setiap kelemahan yang terjadi (kegagalan, kecewa, sedih, kemalangan, fisik yang kurang) bukan sebagai hambatan meraih yang diinginkan, tetapi manusia yang sadar melihat hikmah di baliknya untuk membalikkan keadaan. Maka buka mata hati, akal dan pikiran untuk menjadi manusia yang sadar.

15 (2) - Copy

Belajar Untuk Hari Ini Dan Nanti

Hidup ibarat rak buku dan kejadian sehari-hari ibarat sekumpulan buku di rak tersebut. Buku tersebut merupakan literasi yang dipelajari sebagai bahan evaluasi kekurangan dan kelebihan diri, pastinya untuk mempersiapkan diri menghadapi hari selanjutnya dan hari di masa depan kelak. “Sekarang pertanyaannya mengapa manusia perlu belajar?”. Manusia itu tumbuh dari proses, baik itu fisik, akal dan pikiran semuanya tidak terjadi secara tiba-tiba. Oleh karena itu baik fisik, akal maupun pikiran sangat membutuhkan informasi untuk tumbuh. Fisik membutuhkan informasi untuk mengelola dan menjadikan fisik untuk senantiasa sehat. Akal memerlukan informasi untuk membedakan yang baik dan benar. Dan pikiran memerlukan informasi untuk merekam, mengevaluasi dan memutuskan sesuatu. Maka bersyukurlah yang masih diberikan kesempatan untuk belajar membuka cakrawala mata hati dan mata pikiran, karena dengan belajar akan menjadikan diri untuk lebih siap menghadapi hari ini dan hari nanti.

13

Kekurangan Yang Membawa Berkah

Manusia diciptakan dengan sebaiknya bentuk, tetapi sebaiknya bentuk tidak terlepas dari kekurangan. Kekurangan yang dimiliki setiap manusia bukan. Kekurangan bukan sebuah aib, tetapi kekurangan adalah pengingat dan energi untuk berinteraksi dengan sesama. Pengingat untuk tetap mawas diri, karena di atas langit ada langit dan berinteraksi untuk mau menerima masukan dari luar. Manusia apabila diciptakan tanpa cela, maka setiap diri akan merasa yang paling hebat dan tidak memerlukan keberadaan orang lain. Bisa dibayangkan akan jadi apa dunia ini, akan penuh teror karena merasa yang paling kuat, ketidakpuasan yang berujung perkelahian, peperangan. Maka bersyukur dengan kekurangan adalah kuncinya, karena dengan bersyukur akan menjadikan rendah hati dan senantiasa introspeksi, terimalah kekurangan, terimalah semua bentuk masukan yang konstruktif dan jangan pernah bersikap acuh apalagi apatis.

Zig Ziglar - Copy

Memberi Dan Menerima

Ketika kita berdoa kepada Allah, maka pada saat itu doa kita dikabulkan. Hanya memang kapan dan bagaimana caranya hanya Allah yang tahu. Karena Allah yang lebih tahu apa yang dibutuhkan oleh hambanya. Tugas manusia hanya jangan berputus asa dari terus berusaha dan berdoa. Ya itulah tugas manusia berdoa dan berusaha. Namun kita dapat membuat doa tersebut untuk segera terjadi, yaitu dengan cara bantuan doa orang lain, karena dengan banyak orang yang memintakan doa untuk kita, Allah akan merasa malu untuk tidak menyegerakan terjadinya doa tersebut. Ingat sifat dasar manusia, manusia itu egois dan menyenangi keinginannya terwujud Namun mudah tersentuh dengan perlakuan baik seseorang, maka bantulah dengan setulus hati untuk membantu orang lain tanpa pandang bulu dan tanpa pamrih. Karena jika sudah tersentuh mereka akan melakukan apapun untuk mu.

Book Of The Week
Untitled design (1) - Copy

Man Jadda Wajada 2

Buku Man Jadda Wajada kedua, merupakan kelanjutan dari Buku Man Jadda Wajada pertama. Perbedaannya, di buku yang pertama menekankan pada pengenalan diri sendiri, mulai dari mind set, pengembangan potensi diri dan menyusun rencana aksi. Sedangkan pada buku yang kedua lebih pada aplikasi di kehidupan sehari-hari. Buku ini di bagi kedalam 3 bagian. Pertama, keberanian untuk memulai. Kedua, menikmati proses dan perjalanan hidup. Ketiga, lebih kuat dalam bertahan hidup.

1 - Copy

Man Jadda Wajada 1

Buku Man Jadda Wajada, merupakan kumpulan kata-kata mutiara, yang kemudian di narasikan dan dikelompokan ke dalam 3 bagian. Bagian pertama buku ini mengulas bagaimana merubah cara pandang agar selalu berpikiran positif (merubah paradigma), bagian kedua mengenai cara untuk mengembangkan potensi yang dimiliki (mengenal diri) dan bagian ketiga mengenai rencana aksi yang perlu dilakukan untuk mencapai mimpi-mimpinya (berkarya).

Sumber gambar www.goodread.com

Strawberry Generation

Permasalahan mind set dari para “generasi strawberry” adalah memegang pakem fix mindset, artinya sudah merasa sempurna sehingga malas untuk berkembang, tidak menyukai tantangan, tidak menyukai kritikan dan enggan untuk terus belajar, baik itu belajar formal (institusi resmi) dan non formal (lingkungan sosial, organisasi, masyarakat). Untuk mengubah generasi strawberry menjadi seorang driver, yang kaya dengan ilmu informal di alam, serta memiliki kemampuan berpikir dan memahami sesuatu secara menyeluruh dan yang ngga banyak wacana, dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan dua arah, penanaman nilai moral, menciptakan mental entrepreneur dan pondasi mental sedini mungkin.

blink2

Kemampuan Berpikir Tanpa Berpikir

Sejatinya setiap manusia dibekali kemampuan yang disebut kemampuan adaptif, yaitu kemampuan yang dapat mengambil kesimpulan (framming) dari suatu cuplikan sekilas suatu kejadian. Kemampuan adaptif ini dibentuk oleh manusia secara sengaja dengan cara melakukan sesuatu hal yang sama dalam waktu yang lama, lambat laun proses ini tanpa disadari diirekam oleh pikiran bawah sadar dan menerjemahkannya ke dalam bentuk peristiwa dan pola. Contoh sederhana framming dikehidupan sehari-hari, Pada awal kita belajar mengendarai kendaraan motor atau mobil akan mengalami kesulitan mengkombinasikan antara gas, kopling dan persneling, lambat laun seiring berjalannya waktu pola terbentuk, sehingga disaat mengendarai kendaraan semudah mengendarai bom bom car, bahkan tanpa diperintah kita tahu kapan harus menginjak pedal gas, kopling atau rem.

error: Content is protected !!